Flood Forecasting and Warning System

 

FFWS-workflow Bangkok 23 aug 2012

Terdapat 3 (tiga) komponen Utama dalam menyusun system FFWS ini yaitu

a)      Data Acquisition Unit (Sensor)

Sensor adalah komponen yang digunakan untuk mendeteksi suatu besaran fisik menjadi besaran listrik sehingga dapat dianalisa dengan rangkaian listrik tertentu.Sensor  merupakan  bagian  dari transducer yang berfungsi  untuk melakukan sensing atau “rnerasakan   dan menangkap” adanya perubaban energi eksternal yang akan masuk  ke bagian input dari transducer, sehingga  perubahan   kapasitas energy yang ditangkap segera dikirim kepada bagian konvertor dari transducer untuk dirubah menjadi energi listrik. [i]

Transducer adalah  alat yang berfungsi  untuk mengubah  suatu bentuk  energy tertentu  ke dalam  bentuk  energi  lain, dalam  hal ini biasanya  selalu  diubah  kedalam bentuk energi listrik. Alasan mengapa energi listrik yang berupa arus atau tegangan  listrik  ini merupakan  pilihan  yang paling  banyak digunakan  antara  lain:

  • Energi listrik paling mudah untuk di-manipulasi, artinya mudah diatur dan dirubah baik dari segi bentuknya, frekuensinya, maupun kegunaannya.
  • Energi listrik mudah untuk disirnpan atau jika dalarn bentuk analog akan di simpan dalarn baterai dan jika bentuknya adalah digital akan disimpan dalam memori[ii]

Secara sederhana cara kerja sensor menjadi data digital adalah sebagai berikut : Sensor yang terpasang pada stasiun pemantau mengukur besaran-besaran fisis pada suatu lingkungan, hasil tersebut berupa informasi elektris yang diperkuat oleh sistem penguat awal (pre-Amp) maupun sistem penguat (Amplifier). Setelah mendapat penguatan yang cukup sesuai dengan sistem berikutnya, sinyal dikondisikan agar mempunyai kualitas data yang baik oleh SC (Signal Conditioner). Dengan demikian setelah melewati SC, sinyal elektris akan lebih bersih dari noise maupun sinyal-sinyal palsu. Mengingat penampil besaran merupakan sistem digital, maka sinyal tersebut harus diubah ke bentuk digital oleh Analog Digital Converter (ADC).

Selanjutnya data tersebut dapat dikirimkan ke stasiun pengendali melalui sistem komunikasi data yang terdiri atas modem (modulator-demodulator) dan sistem komunikasi biasa seperti pemancar radio, telepon kabel, telepon seluler maupun dikirimkan melaui satelit[iii]

 

 

 

 

b)      Data Transfer Unit

Pada unit ini terdapat logger yang berfungsi untuk mencatat hasil tangkapan sensor. Pencatatan ini bisa sementara atau permanen dalam media penyimpanan. Setelah di simpan dalam logger, sesuai kebutuhan data akan dikirim ke server melalui sebuah media transmisi.

Media transmisi adalah media yang dapat digunakan untuk mengirimkan informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam jaringan, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik atau elektromagnetik atau cahaya dapat dipakai sebagai media pengirim, baik untuk pengiriman dan penerimaan data. Pilihan media transmisi (pengirim) untuk keperluan komunikasi data tergantung pada beberapa faktor, seperti harga, performance jaringan yang dikehendaki, ada atau tidaknya medium tersebut.

 

c)      Data Processing  Unit

Pada bagian ini data di olah dan diproses menjadi informasi yang lebih berguna sesuai kebutuhan, ditampilkan dalam bentuk table, grafik dan format lainnya yang dibutuhkan oleh user

 


[i] Rusmandi Dedy, 2001, Mengenal Elektronika,   Hal: 143

[ii] http://qtop.files.wordpress.com 14/12/2010 15.58

[iii] Darnifawan, 2000

Related Products